

Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Yanto, S.P., menghadiri undangan Kegiatan Diskusi Terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) dalam rangka memperingati 10 Tahun Ensiklik Laudato Si’ oleh Mendiang Bapa Suci Paus Fransiskus serta 800 Tahun Wafat Santo Fransiskus Assisi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Paroki HSPMTB Putussibau, pada Senin, (26/1/2026).
Peringatan tersebut merupakan bagian dari Tahun Yubileum Fransiskan yang secara resmi ditetapkan pada 10 Januari 2026 oleh Bapa Suci Paus Leo XIV. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Penanganan Masalah Sampah sebagai Wujud Cinta Tanah Air dalam Terang Ensiklik Laudato Si’”, yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai tanggung jawab moral dan spiritual bersama.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta membahas berbagai persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, serta mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk nyata cinta tanah air.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tri Wati, S.P., M.Si., selaku Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang sekaligus mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Monika Montes anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Camat Putussibau Utara, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh umat remaja, dan para pemuka masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kabupaten Kapuas Hulu berharap semangat kolaborasi lintas elemen masyarakat dapat terus terjaga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh undangan melakukan penandatanganan komitmen bersama pada sebuah banner bertuliskan “Cinta Tanah Air? STOP Buang Sampah Sembarangan!!” sebagai simbol kesepakatan dan tekad bersama untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Kapuas Hulu.