Dinas Perdagangan Akan Tata Ulang Pasar Kedamin Indah (Kedah)


Pasar Kedamin Indah (Kedah) di Kecamatan Putussibau Selatan sudah sepi. Lokasi tersebut tidak dimanfaatkan oleh para pedagang. Melihat keadaan tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu mewacanakan penataan ulang pedagang di lokasi itu. “Pedagang di pasar Kedamin Indah (Kedah) memang harus ditata ulang. Kami akan tarik kunci dulu dan cari pedagang yang betul-betul komitmen disana,” tegas Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh, Senin 16 Oktober 2017.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, terkait berkembangnya pasar sangat tergantung dengan konsistensi pedagang. Khususnya bagi pedagang yang sudah menyatakan siap menempati lokasi pasar Kadamin Indah (Kedah) tersebut. “Ini memang masalah komitmen pedagang. Ada yang minta tempat, setelah disetujui tapi tidak ditempati. Maka harus dibentuk ulang dan kami mau ketemu asosiasi pedagang dulu,”. 

Terkait anggapan pasar Kedamin Indah (Kedah) sebagai proyek gagal karena perencanaan di lokasi kurang tepat, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu mengatakan hal itu anggapan yang tidak tepat. Sebab disekitar pasar Kedamin Indah (Kedah), telah direncanakan berbagai bentuk pembangunan, baik perumahan masyarakat ada juga perkantoran. “Awal peresmian pasar Kedah (Kedamin Indah) masih ada yang belanja. Karena makin lama makin sedikit yang jualan, produknya juga tidak lengkap jadi masyarakat akhirnya tidak belanja ke pasar Kedamin Indah (Kedah),” tegas Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu.

Hal senada, disampaikan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero, SH. Yang menegaskan, bahwa pasar Kedamin Indah (Kedah) bukanlah proyek gagal. “Pasar Kedah (Kedamin Indah) bukan proyek gagal, itu anggapan yang keliru. Bentuk fisiknya bagus,” tegas Wakil Bupati Kapuas Hulu. Hanya saja karena pasar itu berada di daerah baru, harus diupayakan bertahap. Sekarang memang terlihat sepi, namun kalau sudah dibuka kantor dan ada perumahan masyarakat di Jalan Pesantren yang merupakan jalur pasar tersebut pasti akan ramai. Memaksimalkan pasar Kedamin Indah (Kedah) juga adalah tugas instansi terkait juga untuk terus memberikan sosialisasi. Ini sangat rugi biaya yang dikeluarkan begitu besar ada APBD dan APBN. “Dinas Perdagangan harus buktikan, apa yang sudah dibangun semestinya dimanfaatkan dan digunakan oleh masyarakat,” tegas Wakil Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: