
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero, SH meresmikan Gereja St. Petrus Stasi Jangkang, Desa Jangkang, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu 25 Agustus 2018. Bangunan gereja ini berdiameter 9 x 20 meter. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas Hulu menegaskan, bahwa pembangunan tempat ibadah dan pembinaan iman masyarakat merupakan salah satu program kerja kepemimpinan dirinya bersama Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Kapuas Hulu menyampaikan, masyarakat Jangkang mesti bangga, kendati desanya kecil, tetapi mampu mendirikan gereja. Wakil Bupati Kapuas Hulu yakin upaya tersebut terlaksana karena masyarakat punya tekad dan kebersamaan yang kuat serta didukung sejumlah pihak. "Selain partisipasi masyarakat setempat, juga dukungan Pemprov Kalbar, Pemkab Kapuas Hulu, dan para donatur serta Keuskupan Sintang,". Oleh karenanya, Wakil Bupati Kapuas Hulu menekankan, sekarang gereja sudah berdiri, tinggal bagaimana memanfaatkannya, menjaga dan memelihara bangunan gereja tersebut. "Bukan hanya bangunan fisiknya, keimanannya juga harus dipelihara dan di jaga. Maka dari itulah pembinaan umat harus dimulai sejak dini," tegas Wakil Bupati Kapuas Hulu.
Menurut Wakil Bupati Kapuas Hulu, perlunya pembinaan keimanan sejak dini sangat beralasan, karena saat ini masyarakat berhadapan dengan dunia modernisasi yang semakin canggih, dengan transformasi budaya, arus teknologi dan telekomunikasi yang semakin pesat. "Diharapkan seluruh lapisan masyarakat khususnya Desa Jangkang ini agar lebih bijaksana dalam menyerap informasi dan permasalahan yang ada. Jangan Mudah terpancing isu-isu tidak benar," pinta Wakil Bupati Kapuas Hulu.
Wakil Bupati Kapuas Hulu berharap, masyarakat lebih bijkasana dalam menggunakan media sosial, hindari segala propokasi, isu yang dapat merusak persatuan dalam masyarakat yang sudah harmonis seperti sekarang ini. "Kepada tokoh masyarakat, pemuka agama, para pemangku adat bisa memberikan pembinaan dan bimbingan yang ditujukan kepada masyarakat kita. Terus membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh lintas agama, untuk mencegah gangguan Kamtibmas di wilayah kita," pesan Wakil Bupati Kapuas Hulu.
Maka dari itu, kepedulian seluruh elemen sangat diharapkan dalam menyikapi fenomena yang ada di masyarakat, agar dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi-potensi yang bisa merusak tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. "Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, menuju masyarakat yang aman, harmonis dan sejahtera dimasa-masa yang akan datang," tutup Wakil Bupati Kapuas Hulu.
Peresmian Gereja St. Petrus stasi Jangkang turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Kalbar diantaranya Junaidi, Yosef Alexander, Asisten Perekonomian dan Staf Ahli Bupati, OPD Kabupaten Kapuas Hulu serta Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OEM.Cap yang sekaligus memberkati pembangunan gereja tersebut. Sebelumnya, pada Kamis 23 Agustus 2018, Wakil Bupati Kapuas Hulu meletakan batu pertama pembangunan gereja keluarga kudus bika nazareth di Kecamatan Bika.