.jpg)
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero SH menghadiri acara ramah tamah dan pelepasan Uskup Sintang, Mgr. Agustinus Agus dengan masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu di gereja lama Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau, Minggu 26 Februari 2017, Pukul 10.00 WIB.Mgr. Agustinus Agus, sejak tahun 2016 lalu telah ditunjuk menjadi Uskup Agung Keuskupan Agung Pontinak. Untuk posisi Ukup Sintang (mewadahi Sintang, Kapuas Hulu dan Melawi) sendiri, akan dijabat Mgr. Samuel Oton Sidin, yang rencananya ditahbiskan pada 22 Maret 2017, di Kabupaten Sintang.

Dalam acara pelepasannya, Mgr. Agus mengatakan, tokoh agama katolik harus dapat menyatu dengan pemerintah dan tokoh-tokoh agama lainnya. Hal tersebut penting untuk menumbuhkan rasa saling menghargai, sebab masing-masingada perannya.
Sebagai tokoh agama, tentu tidak punya arti tanpa dukungan dari masyarakat, tokoh masyarakat dan umat yang lain. Sebab tokoh katolik ini bukan hidup pada orang katolik saja tetapi juga hidup dalam kebhinekaan.
Kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, diharapkan kerjasama yang baik selama ini dapatditeruskan.Kepada tokoh agama lain, untuk terus membangun keharmonisan atar umat beragama.
Mgr. Agustinus Agus mengajak umat katolikuntuk mendukung Uskup Sintang yang baru, yang rencananya akan ditahbiskan pada tanggal 22 Maret 2017, jam 9 pagi di stadion sepakbola Baning, Kabupaten Sintang.Sebelumnya,pada jam 5 pagi ada upacara pemberkasan kitab kukuh di paroki Sungai Durian. Rencananya akan dihadiri 20 uskup dari 27 uskup yang ada di Indonesia dan bahkan duta besar vatikan Indonesia. Dihimbau umat katolik dapat memeriahkan acara tersebut sebagai wujud dukungan.
Sehubungan dengan pelepasan uskup sintang yang lama, Wakil Bupati, Antonius L Ain Pamero,SH mengatakan, dirinya sangat mendukung karya Mgr. Agus di tengah-tengah keaneka ragaman budaya dalam keuskupan Sintang. Memperhatikan perkembangan Katolik di Bumi Uncak Kapuas, banyak perkembangan kearah yang baik. Kepada umat katolik, diharapkan untuk memberi dukungan doa kepada uskup yang baru, supaya mampu memimpin umat di keuskupan Sintang.