
Uskup Sintang, Samuel Oton Sidin,O.F.M, Cap mengunjungi Kabupaten Kapuas Hulu. Ia mendatangi umat Khatolik di Paroki Kalis, Mendalam dan Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Putussibau. Kunjungan Uskup Sintang di Paroki HSMTB Putussibau, Sabtu 06 Mei 2017 Pukul 16.45 WIB, juga di hadiri Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, SH.
Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero Pada kesempatan itu, mengapresiasi kedatangan Uskup Sintang dalam rangka membina keimanan umat Khatolik di Kabupaten Kapuas Hulu.
"Kami senang Uskup terus memberikan pelayanan, dan saya mohon juga agar para umat mendukung tugas beliau" tutur Anton Pamero.
Anton Pamero mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, paroki-paroki dan keuskupan Sintang harus bekerjasama dalam membangun keimanan dan keharmonisan antar umat beragama.
"Saya harapankan keimanan umat katolik mampu bertahan dan berkorelasi (hubungan timbal balik) dengan umat yang lain dalam membangun Kabupaten Kapuas Hulu. Perbedaan bukan halangan kita dalam bekerja sama" tegas Anton Pamero.
Selama ini Pemerintah tidak menutup mata pada bidang keagamaan di Kabupaten Kapuas Hulu. Ada bentuk perharian Pemerintah seperti program ziarah dan umroh yang terprogramkan, demikian juga perhatian terhadap rumah ibadah.
"Kita juga bersyukur gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSMTB) yang baru sudah bisa di gunakan sejak Tahun 2013, itu juga berkat perhatian Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu" ungkap Anton Pamero.
Kalau ada agenda kegiatan keagamaan dan kebutuhan pembangunan sarana ibadah usulkan saja untuk Tahun depan (Tahun 2018). Walaupun tidak semua dana yang di ajukan bisa di setujui, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berupaya sesuai kemampuan. Sebab bantuan hibah dan Bansos (Bantuan Sosial) itu harus di sesuaikan dengan aturan Menteri terkait.