Putussibau Utara Juara Umum Porpuja KE - IV


Setelah sepekan pelaksanaanya, Porpuja ke 6 akhirnya ditutup oleh Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH di GOR Uncak Kapuas, Sabtu 16  September 2017 Pukul 20.00 WIB. Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah berserta anggotanya, Forkompinda setempat, Sekda Kapuas Hulu, Ir. H. Muhammad Sukri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah setempat dan Agus Mulyana, MH (Wakil Bupati Kapuas Hulu periode 2010-2015). Dari 22 Kecamatan yang terlibat event olahraga tersebut, Kecamatan Putussibau Utara berhasil meraih juara umum. Sedangkan Kecamatan Putussibau Selatan berhasil meraih juara umum II dan Kecamatan Embaloh Hulu menjadi juara umum III.

Ketua Panitia Pelaksana Porpuja ke 6, Hasan M, mengatakan, dari 23 Kecamatan yang ada di Kapuas Hulu, hanya Kecamatan Puring Kencana yang tidak terlibat.  Adapun cabang olahraga yang diperlombakan adalah bulu tangkis,  sepak takraw,  atletik,  futsal, volley ball,  sepak bola, dayung, tenis meja, catur, biliar. Dari kegiatan ini, Ketua Panitia Pelaksana Porpuja ke 6 mengatakan ada banyak kekurangan, diantaranya sarana pertandingan yang kurang memadai. Cabang olahraga yang dilombakan juga kurang karena panitia kurang persiapan.  "Empat tahun kedepan even ini akan dilaksanakan lagi, Kecamatan-kecamatan memang perlu dipersiapkan juga dengan maksimal, " tutur Ketua Panitia Pelaksana Porpuja ke 6.

Bupati Kapuas Hulu,  AM. Nasir, SH  mengatakan, antusias masyarakat Kecamatan terhadap Porpuja sangat kelihatan. Itu karena sudah 15 tahun baru sekarang dilaksanakan lagi. “Tapi ini perlu evaluasi pelaksanaannya. Kemudian masukan dari saya terkait kepanjangan Porpuja, kalau kemarin panitia katakan itu Pekan Olahraga Kapuas Hulu Jaya itu tidak nyambung. Lebih nyambung Pekan Olahraga Putussibau Jaya,” timpal Bupati Kapuas Hulu. Disamping itu Bupati Kapuas Hulu menegaskan, bahwa hasil pelaksanaan Porpuja harus jadi perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kapuas Hulu. Para atlet yang juara perlu lebih dimatangkan oleh KONI Kapuas Hulu untuk ikut kompetisi olahraga lainnya, baik ditingkat Provinsi Kalbar, Nasional atau Internasional. “Pantau atlet berprestasi yang ada saat ini. Persiapkan atlet-atlet itu terutama untuk Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Kalbar 2018,” ucap Bupati Kapuas Hulu.

Kemudian terkait wacana empat tahunan even Porpuja, Bupati Kapuas Hulu mengatakan, itu perlu disesuaikan dengan event olahraga di berbagai jenjang, jangan sampai terbentur jadwalnya dengan Porprov dan Pekan Olahraga Nasional. Disamping itu, hasil Porpuja saat ini harus jadi motivasi bagi perserta dari Kecamatan-kecamatan.  “Para perserta harus sadari kegiatan ini adalah untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat, selain untuk memajukan prestasi olahraga kita. Bagi yang kalah harus lebih berusaha untuk even selanjutnya, untuk yang menang jangan tinggi hati, karena mempertahankan prestasi lebih sulit daripada merebutnya,” tutur Bupati Kapuas Hulu.

Dulu, lanjut Bupati Kapuas Hulu, prestasi Kapuas Hulu selalu dibawah dalam ajang olahraga, seperti di sepak bola Kapuas Hulu selalu jadi juru kunci untuk ajang di Provinsi Kalbar.  Tapi sekarang sudah jauh lebih meningkat dan mulai jadi perhitungan Kabupaten kota lainnya. Pada ajang sepak bola Provinsi Kalbar di Tahun 2006, Kapuas Hulu masuk 6 besar. Sedangkan untuk olahraga Dayung, Kapuas Hulu berhasil menjadi juara satu di Kedah, Malaysia. Itu kompetisi  tingkat Internasional. “Prestasi yang lain juga harus ditingkatkan,” tutur Bupati Kapuas Hulu. Untuk lebih memajukan prestasi olahraga di Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu juga  mengatakan, perlu banyak even olahraga. Ini seharusnya bisa di dorong oleh masyarakat, pihak swasta, tidak hanya Pemerintah. “Kedepan saya akan buat piala Bupati, sementara untuk cabang olahraga volley dan sepak bola,” tegas Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER