Pujasera Putussibau Bakal Tambah 50 Lapak


Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana Rp 455 juta untuk pembangunan lapak retail di Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di jalan Gajah Mada, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Sebanyak 50 lapak akan dibangun dari dana tersebut. Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, Syapril Ansari, mengatakan,  lapak-lapak tersebut sedang dalam pengerjaan. Ukuran masing-masing lapak tersebut 1,5 x 2 meter. "Melihat dari pagu dana 455 juta sebetulnya hanya cukup untuk 25 lapak apabila dibangun komplit, penataan lingkungan dan sebagainya, namun ini kita kejar lapaknya dulu untuk masyarakat berjual, maka jadi 50 lapak," ungkap Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, Senin 09 Oktober 2017 pukul 10.00 Wib. 

Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan pula, konsep lapak di Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) tersebut diskemakan terbuka atau lose retail. Sedangkan lapaknya dibuat permanen. "Target kami lapak-lapak ini Tahun 2018 sudah difungsikan," tegas Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu. Lapak tersebut, Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu juga mengatakan, hanya dikhususkan bagi pedagang kuliner. Pedagang tersebut tidak boleh mendiami lapak tersebut. "Kami sudah ditanya Bupati Kapuas Hulu terkait penempatan itu. Kami jelaskan lapak sengaja tidak lebar supaya tidak ditempati dan tidak kumuh kedepannya," ungkap Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu.

Pembangunan lapak ini, Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu menambahkan, akan dilengkapi lagi sarananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2018. Paling tidak satu lapak danai untuk pembuatan satu meja panjang, kursi dan payung untuk konsumen. "Kalau dana cukup, kita lengkapi saja dengan kanopi, tidak usah pengadaan payungnya, biar kalau hujan konsumen tidak basah. Kemudian kita adakan paving blok (bata beton) untuk lantai disekitar lapak," papar Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu. Fasilitas lain yang perlu disiapkan lagi, kata Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, adalah listrik dan air bersih, termasuk irigasi. Namun,  dalam memenuhi fasilitas tersebut tidak bisa sekaligus. "Saran-saran itu perlu juga dianggarkan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Kapuas Hulu 2018, kalau tidak bisa di murni kita usulkan di perubahan," papar Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu lagi.

Terkait optimal tidaknya fungsi lapak tersebut, Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu optimis lapak itu difungsikan dengan baik. Sasaran pemasarannya juga sudah ada,  seperti komplek Perkantoran, Sekolah dan Kampus. Kemudian disudut komplek retail ada taman,  sementara dibelakang ada goor sebagai sarana olah raga. "Jadi lose retail di Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) ini kemungkinan besar akan ramai, paling tidak saat ada event olahraga, dan lainnya," kata Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu. Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu menambahkan,  pihaknya bertekat untuk membenahi Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera).  Untuk bangunan Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) yang lama rencananya akan direnovasi. Agar lebih banyak daya tampung,  bisa saja di desain bertingkat. "Bangunan Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) yang lama itu mau ditertibkan untuk jadi pusat oleh-oleh khas daerah, baik itu kerupuk kering, kerupuk basah, madu dan lainnya," tuntas Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu lagi. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: