PLBN Badau Terbuka, Sektor Perhotelan Berkembang


Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas, Supardi mengatakan, sejak di resmikannya PLBN Badau, intensitas kunjungan tamu dari luar ke Badau memang meningkat. Hotel dan Penginapan penuh dengan tamu, terlebih jika ada kegiatan Pemerintah di perbatasan. “Sejak PLBN Terpadu Nanga Badau dibangun, sektor informal tumbuh dengan baik dikawasan perbatasan, terutama di Badau,” papar Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas.

Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas mencontohkan, Hotel Badau Permai sering tidak tertampung tamunya. Karena saat ini kamar yang tersedia di Hotel milik pemerintah daerah yang di kelola oleh PD. Uncak Kapuas ini masih sangat terbatas. “Kami baru memiliki 14 kamar saja,” kata Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas. Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas juga mengatakan, setiap tamu yang datang, baik dari instansi pemerintah maupun dari perusahaan selalu menyarankan PD. Uncak Kapuas untuk menambahkan kamar. “Setiap tamu yang datang selalu menyarankan kami untuk menambah kamar hotel. Karena di Badau saat ini baru Hotel Badau Permai yang fasilitasnya sudah cukup memadai dengan standar hotel,” jelas Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas.

Atas saran-saran tamu dan Pemerintah Daerah, maka tahun depan PD. Uncak Kapuas merencanakan untuk penambahan kamar hotel Badau Permai. “Kasihan juga banyak tamu yang datang harus pergi mencari penginapan lain atau menumpang tempat warga,” jelas Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas. Apalagi, ketika ada kegiatan, penginapan yang ada juga penuh. Karenanya, penambahan kamar hotel sangat dibutuhkan kedepan. “Kami menargetkan 30-35 kamar. Dengan adanya penambahan kamar diharapkan bisa menampung tamu-tamu dariluar, terutama tamu eksekutif,” jelas Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas.

Menurut Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas, tidak hanya hotel dan penginapan. Sektor informal lainnya juga tumbuh. Seperti jasa angkutan, perdagangan dan kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat, apalagi kunjungan ke perbatasan ini memang meningkat. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER