
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu, H. SARBANI, S.E., M.A.P mengunjungi SMAN 1 Putussibau, Senin 01 April 2019 pagi. Kedatangannya ke sekolah rujukan tersebut adalah untuk memberi motivasi kepada para pelajar yang tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). "Kami datang ke SMAN 1 ini untuk memberi motivasi kepada putra putri daerah kita yang sedang melaksanakan UNBK," kata Pj Sekda Kabupaten Kapuas Hulu, disela kunjungannya.
Total peserta UNBK di SMAN 1 Putussibau berjumlah 228 terdiri dari 126 dari jurusan IPS dan 101 dari jurusan IPA. Dari jumlah tersebut yang mengikuti ujian hanya 227 orang saja, satu peserta dari jurusan IPA mengundurkan diri. "Urusan SMA sekarang ini memang sudah dipegang Dinas Pendidikan di Provinsi Kalbar. Namun karena ini daerahnya Kapuas Hulu, Pemda setempat harus peduli, menyemangati mereka agar memberi yang terbaik,". Sebab, apabila ada pelajar yang tidak lulus, nama daerah juga yang terbawa-bawa. "Kalau ada yang tidak lulus nanti disebut dari SMA di Putussibau atau Kapuas Hulu, nama daerah setempat juga jelek. Sebab itu kita mendorong para pelajar memberi yang terbaik," papar Pj Sekda Kabupaten Kapuas Hulu.
Pemda Kabupaten Kapuas Hulu tentunya berharap peningkatan kualitas dalam bidang pendidikan. Sehingga kualitas pendidikan yang selama ini ada yang tinggi dan ada yang rendah menjadi sama bagusnya. "Kita tahu kualitas untuk ujian biasa dengan sistem komputerisasi itu jauh berbeda. Sebab itu kita harus benar-benar siapkan pelajar kita, ini yang saya harapkan berjalan baik di SMA yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu," tutup Pj Sekda Kabupaten Kapuas Hulu.
Terkait tata laksana kegiatan, Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rufini menuturkan, UNBK bukanlah satu-satunya penentu kelulusan peserta ujian. Penentuan kelulusan tersebut ada pada sekolahnya. "Jadi sekolah yang menentukan anak itu lulus atau tidak. UNBK ini adalah tolak ukur kemampuan saja, bagian dari pertimbangan kelulusan itu," papar Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar.
Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar mengatakan, dirinya sudah melakukan monitoring pada satu sekolah swasta dan dua sekolah Negeri di Putussibau yang melaksanakan UNBK. Menurutnya tidak ada permasalahan, sebab sudah dipersiapkan dari awal. "UNBK di Kabupaten Kapuas Hulu ini sudah ke tiga kali. Sebelum ujian ini juga petugas-petugas terkait sudah mengikuti pelatihan tentang UNBK sebanyak tiga kali juga," kata Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar.
Bagi siswa juga sudah dilakukan simulasi dan bentuk pelatihan berupa tryout, sebab itu Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar meyakini pelajar sudah siap mengikuti UNBK. "UNBK ada empat, hari ini Bahasa Indonesia, selanjutnya Matematika, Bahasa Inggris dan terakhir mata pelajaran sesuai jurusannya, ada IPA ada IPS. UNBK ini berakhir Tanggal 8 April 19," tutup Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar. (Doc. Bidang SAI-DKIS)