Perusahaan Daerah Air Minum Kapuas Hulu Menutup Belasan Titik Pencurian Air


Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kapuas Hulu telah menutup belasan titik pencurian air PDAM yang dilakukan oknum tertentu. Penutupan titik-titik pencurian air bersih tersebut dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Direktur Utama PDAM Kapuas Hulu, M Saini hadi mengatakan, belasan titik pencurian air PDAM tersebut dilakukan dalam skala yang tidak besar. Hal tersebut sudah ditindak lanjut dan sudah ditutup.

Untuk saat ini, PDAM belum mendapat aduan dan temuan di lapangan. Namun, tetap akan memonitor jaringan air yang sudah ada, untuk mencegah pencurian air tersebut.

Terkait system pengaliran air di kota Putussibau, masih dengan cara pompa, bukan gravitasi. Sistem pompa tersebut masih mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar kota. Dalam suplai air tersebut, hal yang perlu dibenahi adalah kebocoran. Asal jaringan bagus dan tidak bocor tentu suplai tidak akan terganggu.

Kebocoran yang dihadapi oleh PDAM Kapuas Hulu ada berupa kebocoran teknis dan non teknis. Kalau teknis, bias berupa pembacaan meteran yang tidak akurat oleh petugas, karena meteran rusak. Air masuk lewat meteran, tapi meteran tidak berputar itu juga disebut kebocoran, hal ini juga yang menyebabkan kerugian.

Kemudian ada juga kebocoran teknis di Jalan Kom Yos Sudarso, kata dia, ini terjadi di 2016. Dimana ada lobang pada jaringan di jalan tersebut cukup besar, sehingga kehilangan banyak debit air. Kebocoran tersebut sepertinya terkena tongkat tiang warung, itu bocor tapi pemilik tidak memberitahu hanya diusahakan tutup seadanya tapi air tetap keluar terus. Semenjak ini diperbaiki, tekanan air untuk suplai kerumah warga di sekitar Kom Yos Sudarso sudah naik. (DISKOMINFO & STATISTIK)

Share Post:

BERITA POPULER