Perputaran Dana di Badau dan Semitau Berkisaran Rp 25 Milyar


Kabupaten Kapuas Hulu terus berkembang perekonomiannya. Salah satu objek yang meningkatkan perekonomian tersebut adalah investasi Perkebunan kelapa sawit. Bahkan perbulannya perputaran dana dari investasi tersebut diperkirakan mencapai puluhan milyar rupiah. Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH mengatakan, Bumi Uncak Kapuas memang merupakan Kabuapaten konservasi, lebih dari setengah wilayahnya adalah kawasan hutan. Namun, Pemerintah Daerah tetap berupaya agar ada celah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan sebagian kecil lahan diluar kawasan hutan lindung, untuk investasi perkebunan kelapa sawit. “Jadi kalau ada yang mengatakan habis hutan untuk kebun sawit, itu salah. Untuk perekebunan sawit ini tidak sampai 20 persen dari wilayah Kapuas Hulu,” papar Bupati Kapuas Hulu, ketika ditemui di Aula Bappeda Kapuas Hulu, belum lama ini.

Dari investasi perkebunan kelapa sawit tersebut, kata Bupati Kapuas Hulu ada dua Kecamatan yang perputaran perekonomiannya cukup besar, yaitu di Kecamatan Semitau dan Kecamatan Badau. “Perputaran dana itu sebeasar Rp 25 milyar di Kecamatan Semitau, di Badau juga puluhan milyar. Ini meningkat karena masuknya investor,”. Menurut Bupati Kapuas Hulu, jika ingin Kapuas Hulu maju dan meningkat perekonomiannya masyarakat hendaknya menerima investasi yang masuk ke daerahnya. Semakin banyak investasi yang masuk, maka semakin besar peluang daerah untuk berkembang. Kemudian, Bupati juga berpesan kepada masyarakat supaya tidak apatis terhadap investor yang masuk. Baik itu investor yang mau membuat perkebunan kelapa sawit atau bidang usaha lain. “Adanya investasi atau perusahaan tentu membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran di Kapuas Hulu. Masyarakat harus memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaiknya,” papar Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER