Perahu Karam di Kecamatan Silat Hulu, 6 Korban Meninggal Dunia


Kejadian karamnya perahu rombongan anak-anak TK Nanga Lungu, di Buntut Sungai Ngeri, Desa Nanga Ngeri, Kecamatan Silat Hulu, Sabtu 22 April 2017 lalu, menelan 6 korban jiwa. Seluruh korban berhasil di temukan setelah dua hari (Sabtu-Minggu) Tim SAR gabungan dan masyarakat setempat melakukan pencaharian di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan tersebut di antaranya terdiri dari Basarnas Pontianak dan Pos SAR Sintang, BPBD Kabupaten Sintang, Polsek Silat Hulu, Polsek Silat Hilir, Kodim 1206/Putussibau melalui koramil setempat, Satpol PP Kabupaten Kapuas Hulu dan SKPD terkait lainnya, serta di bantu masyarakat setempat. Pencarian dengan menggunakan 2 (dua) unit Rubber Boat dan 8 (delapan) unit Long Boat.

Kapolres Kabupaten Kapuas Hulu, AKBP Sudarmin melalui Kabag Ops, Kompol Joko, mengatakan, lima korban yang di nyatakan hilang pada hari pertama kejadian sudah di temukan pada hari kedua pencarian oleh Tim SAR gabungan. Lima korban tersebut seluruhnya perempuan atas nama Ratnawati (40) , Desi Anjani (5), Yuliana (45), Paska (5), Indriani (5). “Dengan demikian seluruh korban kecelakaan air yang berjumlah 6 orang sudah di temukan. Karena pada hari pertama di temukan 1 korban laki-laki atas nama Randi (4)” terang Joko, Minggu 23 April 2017 malam.

Pencarian korban di hari kedua di lakukan dengan menyelam dan menelusuri tebing sungai di sepanjang sungai tersebut. Korban terakhir berhasil di temukan sekitar Pukul 20.00 WIB, di hari kedua pencaharian. Korban terakhir yang di temukan itu atas nama Indriani.

Karamnya perahu rombongan anak-anak TK Nanga Lungu tersebut bermula ketika, rombongan TK Nanga Lungu yang berjumlah 35 orang hendak mengikuti kegiatan Porseni di Desa Dangkan, Pusat Kota Kecamatan Silat Hulu. Robongan bertolak menggunakan perahu dari Desa Nanga Lungu pukul 06.30 Wib, Sabtu 22 April 2017. Sekitar pukul 08.00 Wib, saat mencapai buntut sungai Ngeri, di sekitar Desa Nanga Ngeri, kipas mesin perahu yang mereka tumpangi rusak dan perahu tersebutpun menghantam batang kayu biu yang melintang di samping sungai. Perahu tersebut pun bocor dan karam. Sebagian korban selamat karena dapat berenang ke tepian, sementara 6 lainnya tenggelam dan di temukan meninggal dunia.

Share Post:

BERITA POPULER