
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memiliki prestasi yang baik dalam pengembangan Kampung Keluarga Berencana (KB). Tahun 2018 lalu Kabupaten Kapuas Hulu menjadi rujukan Nasional dalam pengembangan Kampung KB, lantaran telah berhasil menerapkan program tersebut di Desa Riam Tapang, Kecamatan Silat Hilir.
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero, S.H. mengatakan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan program Kampung KB, harus kembali melakukan kerja keras pada Desa-desa yang telah ditetapkan dalam program tersebut. Sebab pengembangan Desa dari yang tertinggal menjadi Desa yang berkembang memakan waktu yang cukup lama. "Delapan bulan kita mengembangkan Desa Riam Tapang, dari yang terpencil menjadi sudah jauh lebih baik, sehingga dilihat oleh Pemerintah Pusat dan kita jadi rujukan Nasional" papar Wakil Bupati Kapuas Hulu, belum lama ini.
Karena jadi rujukan Nasional itulah, Kabupaten Kapuas Hulu sering dipinta untuk lakukan presentasi di beberapa daerah. Prestasi sebagai rujukan Nasional tersebut mesti dipertahankan. "Jangan sampai yang terbaik jadi yang terbelakang,". Wakil Bupati Kapuas Hulu menambahkan, Tahun 2019 ini Kabupaten Kapuas Hulu sudah menetapkan sebanyak 39 Desa untuk penerapan program Kampung KB. Jumlah Desa yang cukup banyak harus segera dipersiapkan dengan baik. "Saya berharap semua OPD yang terkait dengan kegiatan Kampung KB ini menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan Kampung KB bagi Desa-desa yang telah ditetapkan," tutup Wakil Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)