
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sudah memberi santunan kepada 6 korban meninggal dunia, yang mengalami kecelakaan air di Gurung Ngeri, Desa Nanga Ngeri, Kecamatan Silat Hulu Sabtu 22 April 2017 lalu. Total bantuan yang di berikan sebesar kurang lebih Rp 50.000.000,-.
"Ini memang di perintahkan dari Bupati langsung, supaya membantu korban yang meninggal itu" ujar Alfian, Kepala Bagian (Kabag) P2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat 28 April 2017.
Kepala Bagian (Kabag) P2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Alfian menerangkan, satu orang korban meninggal dunia mendapatkan bantuan sebesar Rp. 5.000.000,-, sementara untuk dana selebihnya di berikan untuk biaya oprasional pencarian para korban.
Kepala Subagian (Kasubag) Pengendailan dan Pelaporan, P2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Rolindar, menambahkan, jumlah korban kecelakaan tersebut sebetulnya 35 korban. Dari jumlah itu ada 29 orang selamat dan yang meninggal 6 orang.
"Pemberian bantuan ke korban yang meninggal itu sekaligus untuk ucapan bela sungkawa" ujar Rolindar.
Menanggapi kejadian kecelakaan tersebut, ada tiga orang petugas P2 yang menyalurkan langsung santunan kepada Kepala Desa Nanga Lungu. Penyaluran bantuan tersebut turut di saksikan Aparat Desa dan masyarakat setempat. Besaran bantuannya sekitar Rp 50.000.000,-.
Penyerahan santunan itu memang sempat terkendala transportasi. Dari Desa Dangkan, petugas harus ganti mobil untuk ke Desa Nanga Ngeri. Kemudian dari Desa Nanga Ngeri ke Desa Nanga Lungu harus pakai speed.
"Saat di kunjungi petugas, masyarakat di sana memang ada yang meminta jalan dari Desa Nanga Dangkan sampai Desa Nanga Lungu di perbaiki karena sudah rusak, dan yang paling parah dari Desa Nanga Ngeri ke Desa Nanga Lungu. Mereka juga minta speed yang kemarin rusak akibat kecelakaan air itu agar bisa di bantu perbaikannya" tuntas Rolindar.