Pemerintah Mengaku Susah Penuhi Listrik Masyarakat Yang Ada di Kawasan Hutan


Setengah dari Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kawasan hutan dan juga Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun. Didalam kawasan hutan tersebut cukup banyak pemukiman warga Kabupaten Kapuas Hulu. Namun Desa-Desa yang ada dikawasan hutan tersebut sulit berkembang, lantaran kebijakan kehutanan terkait kawasan hutan menghambat upaya pembangunan dari Pemerintah.

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH, mengatakan, pihaknya serba sulit dalam mengupayakan pemerataan pembangunan hingga ke Desa. Pasalnya, ada banyak Desa yang berada di dalam kawasan hutan, seperti Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun. Memang ada Daerah perkampungan yang masuk kategori tertinggal, salah satu contoh mereka yang bermukim di Daerah Taman Nasional, seperti di Danau Sentarum.

Keadaan tersebut tidak memungkinkan Pemerintah untuk menghadirkan solusi, seperti memasukan jaringan dan jalan sangat susa untuk di lakukan pembangunannya. Hal tersebut yang juga akan menjadi hambatan pembangunan kedepan.

Pihak Kabupaten sudah pernah mengupayakan pemenuhan listrik bagi masyarakat yang Desanya terkendala untuk masuk jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN).Namun hal tersebut belum bisa terealisasi di semua Desa di kawasan hutan. “Dulu Pemerintah Kabupaten sudah upayakan pemenuhan Listrik Tenaga Surya, ada beberapa Desa yang dapat bagian, yang di mana Sumber Dana tersebut dari kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)” ujar AM. Nasir.

Harapan kedepan ada solusi yang dihadirkan Pemerintah Pusat, sehingga Desa yang ada di kawasan hutan tidak lagi menjadi Desa tertinggal. Masalah hambatan tersebut perlu dipikirkan

bersama, bagaimana solusi agar ada kemudahan untuk membangun listrik dan sebagainya di kawasan hutan yang ada masyarakatnya.

Share Post:

BERITA POPULER