PDAM Kapuas Hulu Himbau Warga Agar Laporkan Pencurian Air


Suplai air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas Hulu sempat terganggu pada beberapa titik di kota Putussibau dan Kedamin. Hal tersebut diantaranya dikarenakan adanya oknum yang mencuri air, serta kebocoran karena faktor lain pada jaringan pipa PDAM.

Untuk itu, Direktur Utama PDAM Kabupaten Kapuas Hulu, Sainihadi menghimbau kepada masyarakat, apabila menemukan kebocoran pipa jaringan atau ada oknum masyarakat yang mencuri air PDAM agar segera melaporkan ke pihak PDAM. Sebab kebocoran maupun pencurian air itu berdampak pada suplai air ke pelanggan lainnya. "Maka kami mohon partisipasi warga, untuk menginformasikan apabila ada pipa bocor atau indikasi pencurian air," himbau Direktur Utama PDAM Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu 27 Maret 2019.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Kapuas Hulu menjelaskan, wilayah Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan sempat mengalami gangguan. Setelah ditelusuri petugas PDAM ternyata ada pipa jaringan yang bocor. "Ada lima titik kebocoran, salah satunya di depan Rumah Tahanan Putussibau, itu sepertinya sudah lama,". Terkait kebocoran tersebut, petugas sudah turun langsung melakukan penanganan. Selanjutnya tinggal menunggu tekan air didalam pipa normal kembali dan distribusi ke rumah warga juga kembali seperti biasa. Sekarang ini debit air menurun akibat kemarau yang terjadi lebih dari sepekan ini, kekurangan air baku tidak ada. "Kendala sekarang hanya soal teknis, seperti peralatan atau mesin yang rusak dan kebocoran jaringan," terang Direktur Utama PDAM Kabupaten Kapuas Hulu.

Dalam Minggu ini suplai air cukup meningkat, karena PDAM juga mendapat tugas suplai air bersih untuk kontingen Porseni Kabupaten Kapuas Hulu yang digelar di kawasan GOR Uncak Kapuas. "Suplai air ini dilakukan dari pagi sampai malam, itu full," tutup Direktur Utama PDAM Kabupaten Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER