Meski Ada Penerimaan Tenaga Kontrak, Tetap Saja Tenaga Guru Masih Kurang


Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas Hulu adalah wadah (tempat) yang menaungi seluruh Guru di Bumi Uncak Kapuas. PGRI Kabupaten Kapuas Hulu menilai langkah Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam merekrut Guru kontrak sudah tepat dalam menutup jumlah kekurangan Guru di Daerah.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas Hulu, Sunarto mengatakan, PGRI sudah melakukan penyisiran (perapian) di seluruh Kecamatan yang ada. Dari pantauan di lapangan, ada lebih dari 1000an tenaga Guru yang di butuhkan.

 “Penerimaan Tahun 2017 ini ada 340 orang tenaga kontrak, sementara kebutuhan tersebut lebih dari 1000an Guru, jadi masih kurang gurunya” tutur Sunarto, saat di temui di SMKN 1 Putussibau, belum lama ini.

Untuk menutupi kekurangan yang tersisa tersebut bisa di lakukan bertahap, melalui kebijakan-kebijakan lain dari pemerintah. “Menurut saya butuh ada semacam Peraturan Bupati (Perbup) untuk mengaturnya” kata Sunarto.

Peraturan Bupati tersebut di harapkan untuk mengarahkan agar pihak Sekolah bisa merekrut (memasukkan) Guru kontrak juga. Misalkan melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Sehingga dari Sekolah juga ada pegangan untuk menerima Guru kontrak, sehingga bisa membantu Pemerintah menutup kekurangan Guru.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas Hulu, Sunarto mengatakan, sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kaum Guru dengan adanya program penerimaan Guru kontrak tersebut. Dia mengharapkan, penerimaan tersebut dapat transparan dengan semua Guru. Di sisi lain, perlu juga ada perhatian lebih kepada Guru-Guru kontrak yang lama, yang sudah belasan Tahun mengabdi.

Share Post:

BERITA POPULER