
Kabupaten Kapuas Hulu adalah Kabupaten konservasi. Setengah wilayah Kabupaten ini masuk dalam kawasan hutan. Kecamatan Batang Lupar adalah satu dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu yang masuk kawasan hutan. Kecamatan ini diapit dua Taman Nasional, yaitu Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Camat Batang Lupar, Rusdi Hartono, mengatakan, Kecamatannya memiliki 10 Desa. Ada 8 Desa masuk zona inti dan penyangga atau koridor TNDS dan TNBK. Sementara 2 Desa lainnya diluar kawasan taman nasional. "Kondisi ekonomi Desa-desa kami rendah dan butuh peningkatan," kata Camat Batang Lupar, Minggu 29 Oktober 2017.
Peningkatan ekonomi tersebut perlu diselaraskan dengan pemanfaatan dana konserfasi yang disalurkan pihak Luar Negeri melalui Non Government Organization (NGO), yang kini banyak beraktifitas di Kecamatan Batang Lupar. "Kami harapkan NGO bekerja maksimal, jangan sampai ada kesan satu program dikeroyok beberapa NGO, sehingga manfaatnya ke masyarakat yang itu-itu saja,". Menurut Camat Batang Lupar, program dari pemanfaatan dana Luar Negeri tersebut sulit di ukur keberhasilannya. "Program dari NGO masuknya lebih banyak ke pemberdayaan. Jadi sulit menilai keberhasilan program mereka,". Akan tetapi ada beberapa program NGO yang sudah menjadi penghasilan masyarakat. "Adapun yang mendorong keberhasilan masyarakat seperti Kelompok Ekowisata di Meliau, masyarakat ada mendapat penghasilan. Kemudian ada pembinaan petani karet dalam produksi pola bokar, cuma sekala pembinaan itu masih kecil, padahal kopi dan lada yang merupakan potensi besar di daerah kami belum tersentuh," jelas Camat Batang Lupar. (Doc. Bidang SAI-DKIS)