Karya Damianus Yanto Jadi Logo Porpuja ke 6


Porpuja ke 6 merupakan salah satu even olahraga akbar di Kapuas Hulu pada Tahun 2017 ini. Porpuja sendiri baru bisa dilakasanakan setelah 15 tahun, terakhir dilaksanakan pada Tahun 2002. Salah satu yang menarik dalam Porpuja ke 6 adalah logonya, simpel namun mempunyai banyak makna dan juga menjadi pilihan langsung dari Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH.  Damianus Yanto, A.Md.D.S, adalah kreator atau pen-desain dari logo tersebut. Damianus Yanto, A.Md.D.S  mengatakan, ada enam logo yang diajukan kepada Bupati Kapuas Hulu, untuk jadi logo Porpuja. “Semua desain logo itu saya buat selama 2 hari, awalnya 6 logo yang diajukan ke Bupati. Satu yang dipilih beliau,” tutur Damianus Yanto.

Damianus Yanto, A.Md.D.S menjelaskan, setiap logo dibuat bervariatif dan mengandung makna tersendiri. “Desain logo pertama, saya buat ada unsur logo api KONI yang melambangkan Porpuja di bawah naungan koni dan ada untaian rantai dengan 23 lingkaran. 23 lingkaran itu simbol Kecamatan se Kapuas Hulu. Kemudian ditambah gambar 2 arwana melingkar, yang mana arwana itu sendiri adalah salah satu endemik Kapuas Hulu,” papar Damianus Yanto. Kemudan logo kedua, kata dia, ada muatan gambar arwana dalam bentuk lingkaran sebagai ciri khas daerah Kapuas Hulu. Kemudian ada gambar 23 bintang yang melambangkan kecamatan se Kapuas Hulu. “Untuk logo ke tiga sampai  ke lima hampir sama dengan logo kedua, hanya saja posisi letak bintang dan siluknya berbeda,” papar Damianus Yanto.

Untuk logo ke enam yang dipilih Bupati Kapuas Hulu, Damianus Yanto, A.Md.D.S mengatakan, ada unsur logo pekan olah raga nasional yang lama. Ditambah angka 6 yang merupakan lambang Porpuja ke 6 di Kapuas Hulu. Kemudian ada bentuk liuk api obor berwarna warni yang melambangkan semangat para atlit dan kesatuan dari keragaman perserta. Pada bagian bawah ada tangkai obor dengan garis lurus sebanyak 23, yang merupakan simbol Kecamatan se Kapuas Hulu. Kemudian tidak terlepas gambar arwana sebagai ciri khas daerah. "Bupati pilih logo ke 6 karena tampilan desain sederhana tapi banyak makna," tutur Damianus Yanto yang juga Staff Humas dan Protokol Setda Kapuas Hulu ini.

Karya desain Damianus Yanto, A.Md.D.S, ternyata tidak sekedar digunakan dimomen Porpuja ke 6. Ada pula salah satu rumah sakit di Pekalongan yang menggunakan hasil desainnya untuk menjadi seragam staf.  “Desain seragam itu dilombakan oleh pihak rumah sakit, jadi yang ikut se Indonesia. Desain yang saya buat itu memang sekarang dibuat seragam oleh rumah sakit yang bersangkutan,” tutur Damianus Yanto. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER