Jelang Hari Raya PT.UKM (Uncak Kapuas Mandiri) Tambahkan Jam Operasional Agen Premium Minyak dan Sol


Mendekati Bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2017, PT.Uncak Kapuas Mandiri (UKM) telah melakukan penambahan jam operasional Agen Premium Minyak dan Solar-nya (APMS). Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Kapuas Hulu ini menyatakan penambahan waktu operasional tetap di lakukan setiap hari raya.

"Kami sudah mulai beroperasi dari pagi sampai jam delapan malam" kata Tomba R Sulyana, Sekretaris PT. UKM, saat di temui di DPRD Kabupaten Kapuas Hulu.

Sekretaris PT.Uncak Kapuas Mandiri (UKM), Tomba R Sulyana mengatakan, suplay Bahan Bakar Minyak (BBM) kedepan akan aman. Sebab sudah tersedia oleh Pertamina Pontianak.

"Tahun 2016 kami memang sering kosong karena tidak ada penyertaan modal, hanya di Tahun 2015 saja yang ada. Untuk kedepan nanti stok bbm aman, mungkin dari puasa ini sampai Natal nanti tetap aman" ujar Tomba R Sulyana.

Tomba R Sulyana mengakui terkait penyaluran bbm dari APMS ke masyarakat, ada pelayanan pengisian solar ke drum. Hal yang sama ini juga di lakukan beberapa APMS lainnya.

"Kalau solar itu memang di layani ke masyarakat lewat drum. Itu biasanya ada rekomendasi Desa, Kecamatan dan mungkin di ketahui kepolisian" ujar Tomba R Sulyana.

Tomba R Sulyana menjelaskan terkait pola penyaluran seperti itu, adalah salah satu perwujudan di mana Pertamina juga wajib menyalurkan bbm hingga pelosok Negeri.

"Contohnya ke Kabupaten Hulu Kapuas, kalau bawa 20 ken bbm, itu cuma untuk berangkat saja, belum kembalinya, lalu apa yang di gunakan masyarakat. Sama halnya dengan Daerah pedalaman lainnya. Jadi memang ada pelayanan seperti itu (gunkan drum)" ujar Tomba R Sulyana.

Di jelaskannya pula, bidang usaha bbm tersebut masih APMS belum di naikan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). APMS itu sendiri sudah sah milik Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

"APMS itu sudah ada akta nama dan sebagainya, sah punya Pemerintah, bukan pihak ketiga. Tahun lalu kami sudah rapat umum pemegang saham juga" ungkap Tomba R Sulyana.

Ia juga menjelaskan, belum ada upaya meningkatkan status dari APMS ke SPBU, agar mendapat kuota bbm yang lebih banyak.

Share Post:

BERITA POPULER