Informasi Percobaan Penculikan Anak di Putussibau Selatan adalah Hoax


Informasi percobaan penculikan terhadap salah satu siswa kelas 6 di SDN 02 Kedamin Hulu, kecamatan Putussibau Selatan ternyata kabar tidak benar atau hoax. Informasi yang viral dimedia sosial terasebut disampaikan seorang siswa berinisial AW, kemudian disebarkan oleh Kepala Sekolah tersebut, Khairul Mu’minin Mukmin,  hingga menimbulkan keresahan di masyarakat Kapuas Hulu. 

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wedy mengkonfirmasi terkait informasi tersebut bersama Wabup Kapuas Hulu,  Antonius L Ain Pamero SH. “Hari ini saya mengundang pak Wabup untuk mengetahui pristiwa miskomunikasi, terhadap berita yang viral tinggal 22 Februari 2020 lalu,  tentang adanya penculikan,” terang Kapolres.  

Polres Kapuas Hulu sudah lakukan penyelidikan hingga muncul berita yang belum dipastikan kebenarannya, alias hoax. “Oleh karena itu kesempatan ini saya mengajak masyarakat melakukan proteksi diri dengan cara bijak, termasuk dalam bermedsos. Kalau belum pasti informasi, pastikan kebenaran, saring sebelum sharing,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa berita percobaan penculikan tersebut hoax. “Kita lakukan klarifikasi sekarang, itu informasi hoax,” tuntasnya. Wabup Kapuas Hulu,  Antonius L Ain Pamero menyatakan perlu klarifikasi informasi percobaan penculikan itu. Sebab informasi itu sudah jadi kegelisahan terkait penculikan. “Ini penting untuk mengatasi permasalahan di media sosial,” ujarnya. 

Hal yang perlu di ingat, kata Wabup, Medsos dapat menyebabkan tersangkut hukum. Apabila menyebarkan hal yang tidak benar. “Kami himbau agar anak-anak sekolah dasar mempelajari hal-hal yang baik. Orang tua awasi anak-anak, apalagi yang sudah mengenal medsos,” ujar Wabup.  Apabila ada berita-berita menganjal, Wabup menghimbau agar masyarakat mengklarifikasi pada pihak berwajib atau terkait. “Jangan menyebarkan apalagi menambah-nambah,” tuntas Wabup. (diskominfo_statistik-KH)

Share Post: