Hibah Bantuan Sosial Fokus Ke Rumah Ibadah


Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus memperhatikan aspek keagamaan di Bumi Uncak Kapuas. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) di Sekretariat Daerah, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus menganggarkan pembangunan sarana prasarana ibadah untuk masyarakat. "Secara umum memang dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) diberikan pada organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan serta pembangunan rumah ibadah. Untuk tahun ini porsi terbesar untuk rumah ibadah," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Iwan Setiawan, Kamis 12 Oktober 2017.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Iwan Setiawan menjelaskan, rumah ibadah memang prioritas karena itu kebutuhan masyarakat dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa. "Kalau rumah ibadah nyaman, masyarakat enak untuk beribadah. Lagi pula proposal banyak diusul dari masyarakat memang pembangunan rumah ibadah," papar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu. Disisi lain, untuk setingkat Kabupaten tidak ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) khusus yang menangani pembangunan rumah ibadah. Oleh sebab itu dari Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) mencoba menutupi kekurangan tersebut.

Untuk jumlah rumah ibadah yang dibantu setiap tahunnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu juga mengatakan, itu disesuaikan dengan ajuan masyarakat serta kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Untuk besaran dana yang tidak merata. Besaran dana diberikan Pemerintah dengan memperhatikan ditingkatan mana rumah ibadah tersebut dibangun. "Kalau rumah ibadah yang dibangun itu disekitar kota Putussibau atau merupakan situs, tentu anggaran yang di hibahkan besar. Kalau tempat ibadahnya di Kecamatan memang agak kecil. Kita memperhatikan volume masyarakat yang akan memanfaatkan sarana ibadah yang dibangun nantinya," terang Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu.

Untuk realisasi pembangunan rumah ibadah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan pula, pihaknya tetap memperhatikan persebaran di Kecamatan. Tidak berfokus di satu Kecamatan saja. Bagi panitia yang mengusulkan pembangunan,  itu wajib memiliki Akta Notaris.  "Kami memang mempertegaskan pengurus atau panitia yang membangun sudah punya Akta Notaris, itu penting untuk legalitas, kita harus hindari kepengurusan ganda," tutup Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat  (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: