
Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH menutup acara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat kecamatan Hulu Gurung di Depan Kantor Camat Kecamatan Hulu Gurung Desa Tepuai, pada hari Minggu, 29 Januari 2017 Pukul 20.00 wib.
Dalam sambutan tersebut, Bupati mengharapkan agar dari seleksi STQ di kecamatan Hulu Gurung tersebut ada Qori dan Qoriah yang mampuh menembus STQ tingkat Provinsi maupun Nasional guna mengharumkan nama Banga.
Hasil dari seleksi STQ di kecamatan Hulu Gurung dapat dipersiapkan dengan baik. Sebab ada lagi seleksi untuk tingkat Kabupaten. Di karenakan kegiatan keagamaan seperti STQ sangat penting. Sebab dengan adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman tetang agama, sehingga itu dapat membentengi para remaja dari segala bentuk perbuatan yang bersifat negatif seperti pergaulan bebas, narkoba dan segala bentuk kenakalan remaja lainnya.
Sementara itu Camat Kecamatan Hulu Gurung, Baharudin mengatakan, masyarakat sangat menyambut baik serta berantusias dengan adanya kegiatan STQ, selain itu mereka juga berpartisipasi dengan mengikutsertakan putra-putri mereka dalam kegiatan tersebut. Mewakili masyarakat Hulu Gurung Camat Kecamatan Hulu Gurung, Baharudin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Kabupaten Kapuas Hulu beserta Rombongan.
Merespon kegiatan positif tersebut kedepannya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melahirkan generasi islami yang berprestasi demi mengharumkan nama Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi. Di jelaskan pula bahwa Agama sangat penting bagi remaja, oleh karena itu kedepannya pembinaan agama harus terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas Hulu, H Kusyairi mengatakan ada beberapa Kecamatan di kabupaten Kapuas Hulu yang banyak melahirkan generasi islami yang berprestasi dalam hal keagamaan seperti Kecamatan Jongkong, Hulu Gurung, Pengkadan, Bunut Hulu, Bunut Hilir dan Mentebah. Bahkan dari Hulu Gurung dan Jongkong sudah ada yang pernah mewakili Kalbar dalam cabang perlombaan Musabakah Tilawatil Quran dan Tahfiz.
Untuk upaya yang dilakukan dalam melahirkan generasi islami yang berprestasi dalam hal keagamaan harus ada pembinaan kepada para remaja baik melalui sekolah formal maupun non formal. Kalau untuk yang sekolah formal seperti SD dan Madrasah di mewajibkan mereka mengaji Al-quran sebelum memulai pelajaran.
Berikut untuk yang Non Formal seperti TBA, TPA, TPQ, ada majelis taklim yang secara terus menerus melakukan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan. Contoh upaya Kedepan dengan menggalakkan kegiatan Gemar Magrib Mengaji, tujuannya agar tumbuh qori-qoriah yang berkualitas.