FORCLIME-FC GANDENG DISNAKERINTRANS PELATIHAN PEMANFAATAN LESTARI HHBK


Desa Saujung Giling Manik merupakan salah satu desa di Kecamatan Embaloh Hulu Kabupaten Kapuas Hulu.  Masyarakat desa tersebut sangat menggantungkan kehidupannya pada kelestarian hutan.  Desa ini sangat menjunjung tinggi adat istiadat dalam melestarikan hutan, karena bagaimanapun juga hutan merupakan tumpuan alam beserta isinya termasuk manusia.  Dengan demikian kita diharuskan senantiasa menjaga keberadaan hutan dengan memanfaatkan segala yang ada di dalamnya dengan bijak.

Berkaitan dengan hal tersebut, Disnakerintrans melalui Bidang Perindustrian mensuport dengan menjadi narasumber dalam Pelatihan Pemanfaatan Lestari Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Gula Aren yang dilaksanakan tanggal 19 sampai dengan 20 Agustus 2020. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Nakerintrans, Kepala Seksi Industri Pangan, Para Staf Bidang Perindustrian, Pihak FORCLIME, Kepala Desa Saujung Giling Manik beserta Perangkatnya, BPD Desa Saujung Giling Manik, para Tutor dan 20 Peserta Pelatihan yang berasal dari 3 (tiga) desa (Desa Saujung Giling Manik, Desa Benua Ujung Kecamatan Embaloh Hulu dan Desa Labian Ira’ang Kecamatan Batang Lupar).

Distric Team Leader FORCLIME Sutedja mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan akibat adanya efek rumah kaca yang makin hari semakin mengganggu baik Kesehatan maupun kerusakan lingkungan; menjaga kelestarian alam; meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Kawasan hutan; menggali dan mengembangkan potensi desa; melahirkan enterpreneur-enterpreneur baru di masyarakat; membantu masyarakat dalam produksi dan pemasaran HHBK.

Beliau juga menyebutkan bahwa pendampingan dan pembinaan oleh pihaknya juga membantu berkaitan pemetaan batas desa, pendampingan berkaitan perkebunan, pertanian tanaman pangan, perikanan, social dan produk-produk kerajinan. program-program yang dilaksanakan FORCLIME sejalan dengan program Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten, pungkasnya.

Kepala Disnakerintrans Drs. H. Iwan Setiawan, M.Si. pada kesempatan itu menyampaikan tentang Tugas Pokok dan Fungsi Disnakerintrans dalam pemberdayaan masyarakat melalui bidang-bidang yang ada, Beliau juga menyarankan masyarakat untuk dapat mengambil manfaat berupa pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas-dinas, NGO atau lembaga-lembaga lain di Kapuas Hulu.

Disnakerintrans mempunyai tugas membina daerah-daerah tertinggal, berkembang, mandiri, juga terkait stunting, kampung KB dan lomba desa.  Terkait kegiatan yang sedang dilakukan, Iwan (panggilan akrab Kepala Disnakerintrans) berharap agar peserta pelatihan gula aren ini dapat menerapkan ilmu, pengetahuan dan menularkan kepada masyarakat lainnya; menciptakan dan memanfaatkan peluang serta potensi yang ada; mengurus sertifikasi halal dan dokumen perizinan lainnya terkait produk yang dihasilkan, memperhatikan packaging agar produknya menarik serta pembentukan kelompok-kelompok usaha gula aren sehingga mudah dalam pendataan dan pembinaan usahanya.   

Share Post: