Dua Perserta Tidak Ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)


Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Putussibau ada dua perserta yang tidak ikut ujian. Kedua pelajar tersebut tidak ikut karena berhenti sekolah.

“Di sini sebenarnya 125 pelajar yang harus ikut UNBK, tapi tinggal 123 saja,  karena ada 2 pelajar yang sudah berhenti. Semua perserta yang 123 tersebut hadir saat ujian” papar Faisal Kepala Sekolah SMKN 1 Putussibau, Senin 03 April 2017.

Kepala Sekolah SMKN 1 Putussibau, Faisal menuturkan, tidak ada alasan yang spesifik dari peserta yang tidak mengikuti UNBK tersebut. Kedua perserta tersebut hanya menyatakan berhenti.

Untuk UNBK, SMKN 1 Putussibau sudah dua kali menggelar UNBK. Memang yang menjadi kendala adalah jaringan internet, kemudian listik. “UNBK ini sebenarnya tidak susa. Hanya saja tergantung pada sinyal, listrik dan perangkat.  Tahun 2016 kemaren sudah di laksanakan cuma terbentur listrik, lalu Tahun 2017 ini terbentur jaringan internet” terang Faisal.

Terkait dengan kendala internet tersebut, pihak SMKN 1 Putussibau akan memberi di spensasi waktu. “Kalau ikut jadwal UNBK, telah ditetapkan mulainya pada Pukul 7.30 hingga 9.30. Tapi karena ada persiapan kami mulai Pukul 7.45, tapi baru satu jam jaringan internet hilang. Tapi kepada para murid tetap kami beri dispensasi,  mereka tetap mendapat jatah 2 jam untuk UNBK tersebut” tutup Faisal.

Untuk perangkat laptop, tidak lagi menjadi masalah bagi SMKN 1 Putussibau. Pihaknya sudah punya 78 unit komputer laptop dan server sebanyak 4 unit (2 server utama dan 2 server cadangan).

Kepala Sekolah SMKN 1 Putussibau, Faisal berharap, kedepan bisa lebih banyak sekolah yang bisa UNBK. Selain itu, ia juga meminta agar Pemerintah melengkapi sarana listrik dan jaringan internet yang memadai. Sehingga UNBK bisa berjalan dengan baik di semua sekolah.

Share Post:

BERITA POPULER