
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu telah membentuk DWG (Distrik Working Group) untuk membina berbagai bentuk program Keluarga Berencana (KB). Group yang terdiri dari beberapa lembaga terkait pembinaan KB, berfokus untuk mengembangkan Kampung KB yang ada Bumi Uncak Kapuas. Sejauh ini Kabupaten Kapuas Hulu baru memiliki satu kampung KB, yaitu desa Riam Tapang, kecamatan Silat Hulu. Desa tersebut telah dilakukan pembinaan oleh DWG dan kini menjadi percontohan kampung KB di Kalimantan Barat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri mengatakan, pembinaan Kampung KB tidak hanya satu program, tapi banyak program lintas sektor terkait. Sebab dalam penyusunan rencana kerja yang akan dilaksanakan di Kampung KB oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), harus searah dengan visi - misi Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Tahun 2017 ada dua Kampung KB yang akan dibentuk yaitu di Kecamatan Hulu Gurung, Desa Nanga Nubung dan di Kecamatan Empanang, Desa Laja Sandang.
Diharapkan DWG (Distrik Working Group) dapat mengelola Kampung KB yang telah dibentuk dengan sebaik-baiknya. Seluruh SKPD dan lembaga yang tergabung dalam DWG harus berkolaborasi serta saling mendukung dengan sektor terkait. Sebab selain tentang KB, perlu juga diatasi permasalahan lemahnya implementasi kependudukan dan ketahanan keluarga serta memastikan bahwa program yang telah disusun oleh pemerintah terlaksana tepat waktu dan tepat sasaran.
Terkait dengan terbentuknya Desa Riam Tapang tahun 2016, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri mengapresiasinya, sebab dari evaluasi dan pemantauan langsung dilapangan, Kampung KB Desa Riam Tapang merupakan Kampung KB unggulan di Provinsi Kalimantan Barat dan dijadikan model. Itu hasil dari pembinaan yang dilakukan oleh tim terpadu BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), YCCP (Yayasan Cipta Cara Padu) Indonesia dan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 7 – 8 Desember 2016.
Dari strategi dan kegiatan yang dilakukan di Desa Riam Tapang, akan diadopsi oleh pusat dalam penyusunan program, hingga membuat suatu regulasi untuk pembentuk Peraturan Presiden. Ini semua adalah wujud nyata kerja keras dan kerja cerdas bapak/ibu yang tergabung dalam DWG serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, BKKBN Perwakilan Kalimantan Barat dan YCCP Indonesia.