
Tiga jembatan beton telah selesai dibangun pada Tahun 2017 oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu. Jembatan-jembatan itu adalah Jembatan Mupa Kecamatan Putussibau Utara, jembatan Penyengat Kecamatan Silat Hulu dan jembatan Sungai Rusa di Nanga Lot. “Rencananya Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, SH yang akan meresmikannya, kami tengah mengatur kapan jadwal Bupati bisa,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu, Ana Mariana, Senin 19 Februari 2018.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu mengatakan, ketiga jembatan tersebut sudah selesai dua bulan yang lalu, sehingga ketiga jembatan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan dua maupun empat. Ketiga jembata tersebut pun kini masih dalam pemeliharaan oleh kontraktornya. Untuk waktu pelaksanaan pembangunan jembatan itu berbeda-beda, ada yang hingga tujuh kali anggaran APBD dan ada yang dua kali penganggaran. “Kami berharap dengan terbangunnya jembatan itu, perekonomian masyarakat pun bisa lancar. Kemudian masyarakat bisa membawa hasil bumi mereka tanpa kendala,”. Selain itu Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu juga berharap, dengan adanya jembatan yang telah dibangun itu, masyarakat juga bisa merasa memiliki jembatan tersebut. Paling tidak mereka ikut menjaga jembatan tersebut tanpa harus merusak jembatan itu. “Ini demi kepentingan masyarakat juga, jembatan yang ada itu mari kita jaga bersama,” ucap Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kapuas Hulu.
Sementara itu warga Desa Sambus, Kecamatan Putussibau Utara, Gugun, mengaku senang atas terbangunnya jembatan Mupa tersebut, karena pembangunan jembatan tersebut sudah sangat lama. “Mungkin ada 5-6 tahun jembatan itu belum bisa terbangun,”. Gugun mengungkapkan, dirinya sangat merasakan dampak atas terbangunnya jembatan Mupa, karena dirinya tidak lagi harus membayar motor tambang jika ingin ke kota. Tak hanya itu dirinya pun bisa membawa keluarganya berobat lebih cepat. “Benar-benar membawa dampak yang sangat besar terbangunnya jembatan itu,” tutup Gugun, warga Desa Sambus, Kecamatan Putussibau Utara.