Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Ikut Bahasan Perdagangan Lintas Batas Negara di Khucing (Malaysia)


Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, AM. Nasir, SH turut hadiri dalam rapat pembahasan terkait perdagangan lintas batas Serawak-Indonesia, di Konsulat Jendral RI, di Khucing Serawak Malaysia, Selasa 11 April 2017.

Pertemuan tersebut membahasa masalah perdagangan lintas batas antara Malaysia-Indonesia, dimana  masalah perbatasan merupakan kebanyakan kewenangan dari Pemerintah Pusat, atau Kementerian telah di perintahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Kita juga membicarakan tentang bis yang mau di launching dari Khucing-Putussibau. Sekarang masih dalam proses survey bis dari Putussibau-Khucing, dan apakah dari Khucin-Lubuk Antu atau langsung ke Putussibau" ujar AM. Nasir kepada wartawan di Kantor Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis 13 April 2017.

Selain itu, di bahas juga tentang keluar masuk kendaraan seperti sepeda motor dan mobil. Di mana mobil boleh masuk, kecuali harus di cap ke Entikong.

Untuk menghadapi perdagangan Internasional di Perbatasan, AM Nasir menuturkan, Kabupaten Kapuas Hulu banyak sumber daya alam yang bisa di kelola dengan baik seperti, rotan, ikan, madu, dan lainnya yang bisa di ekspor.

"Kita siap ekspor, hanya saja saat ini masih terkendala dengan regulasi, mudah-mudahan regulasi perbatasan yang terkait perdagangan, bisa terselesaikan di Provinsi yang di perintahkan oleh Presiden langsung" jelas AM. Nasir.

Di tegaskan pula jangan sampai membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yang memakan anggaran ratusan milyar, hanya untuk memasukan barang dan orang saja, karena itu sudah tidak berimbangan lagi.

Ketika perdagangan sudah berjalan di perbatasan, masyarakat bisa melakukan ekspor ke Malaysia. Sehingga menjadi peluang bisnis besar bagi masyarakat. Untuk sekarang hanya terkendala regulasi saja, dan hasil pertemuan tersebut, akan di lanjutkan ke Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo).

Share Post:

BERITA POPULER