Bentuk Generasi Muda "Berani Mati" Untuk NKRI


Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat mengatakan sosialisasi Pengembangan multikulturalisme pada pelajar SMA sederajat Tahun 2019, Provinsi Kalbar di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa 02 April 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Majelis Adat Budaya Melayu Putussibau Selatan itu dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas Hulu, Bung Tomo, MM.

Dalam kesempatan itu Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu, Bung Tomo, MM menyampaikan sambutan Bupati terhadap kegiatan tersebut. Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu memaparkan, bahwa semangat kebangsaan harus menjadi motivasi bagi setiap generasi muda, sehingga mereka siap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila adalah dasar Negara. "Anak Bangsa harus dibentuk dan dimantapkan, agar generasi kita berani mati demi NKRI," tegas Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu.

Satu-satunya cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan peningkatan wawasan kebangsaan. Dengan tertanamnya wawasan kebangsaan itu, maka generasi muda dapat mewujudkan jiwa kebersamaan, toleransi dan patriotisme. "Sangat penting pengembangan wawasan kebangsaan dan multikulturalisme, hal itu dapat meningkatkan kesetiakawanan dan kepedulian sesama,". Semangat berkorban dan kepedulian terhadap sesama dalam kepentingan yang lebih besar, itulah yang mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Semangat itu harus terus dipertahankan dan diarahkan untuk pembangunan. "Jiwa patriotik hendaknya jadi darah daging bagi kita semua," papar Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu.

Terkait wawasan kebangsaan saat ini, Indonesia masih dalam keadaan yang memprihatinkan. Untuk itu semua pihak terutama generasi muda harus sepakat untuk memantapkan semangat kebangsaan yang sudah longgar. "Kita harus ingat sumpah pemuda yang merupakan embrio wawasan kebangsaan itu sendiri. Satu Nusa, satu Bangsa, satu bahasa Indonesia,". Tugas berat menanti para pemuda, yaitu menyambung perjuangan pahlawan dalam membangun Negara menjadi Negara yang maju, sejahtera dan tenteram damai. Termasuk mempertahankan kultur Bangsa. "Jangan sampai kita terpengaruh budaya luar yang kemudian menghilangkan budaya asli kita," tegas Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu.

Untuk itu, Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu juga berpesan kepada para pelajar yang mengikuti sosialisasi multikulturalisme tersebut agar memahami butir-butir tentang wawasan kebangsaan. Baik itu tentang rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan. Multikulturalisme itu penting untuk mewujudkan suasana harmonis di daerah. Seperti di Kabupaten Kapuas Hulu selama ini selalu harmonis sebagai satu keluarga besar, meskipun ada berbagai suku didalamnya. Sebab itu saya minta para pelajar yang ikut sosialisasi, ikuti kegiatan dengan baik sehingga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua," tutup Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu. Sosialisasi Pengembangan multikulturalisme yang diadakan Badan Kesbangpol Prov Kalbar di Putussibau itu di ikuti 75 pelajar dari berbagai sekolah. Hadir pula pada kesempatan itu perwakilan Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu serta perwakilan Badan Kesbangpol Kalbar. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post:

BERITA POPULER