Bawang Putih Kosong, Daging Sapi Mahal


Memasuki bulan Ramdhan ini sejumlah bahan pokok di pasar Pagi Putussibau mulai langka, seperti komoditi bawang putih. Disamping itu ada juga komoditi yang harganya semakin mahal, yaitu daging sapi.

Salah seorang Pedagang di Pasar Pagi Putussibau, Asiu mengungkapkan, sejak dua minggu bawang putih kosong. Ia pun mengaku kewalaham melayani permintaan bawang putih oleh para pembeli. “Saya juga sudah berapa kali mesan bawang putih kepada pedagang lain, tapi memang lagi kosong,” katanya, Senin 29 Mei 2017.

Asiu mengatakan, sebelum Puasa ini bawang putih dijual dengan harga Rp 60.000 perkilo. Namun, ia memprediksikan dari kelangkaan yang terjadi, bawang putih bisa mencapai Rp100.000 sampai Rp120.000 perkilo. Asiu mengaku tidak tahu pasti apa penyebab bawang putih kosong dipasaran. “Yang saya tahu dari TV, bawang putih ini ada oknum yang nimbun,” jelas Asiu.

Asiu mengharapkan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat melakukan pengawasan ketat terhadap sembako yang ada di pasar lokal. Sehingga tidak terjadi kelangkaan. "Kami berharap barang lain, seperti bawang merah atau lainnya tidak ikut-ikutan langka, sehingga harga juga nanti makin tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Ida, salah seorang pembeli daging sapi di Pasar Pagi Putussibau mengeluhkan harga daging sapi yang tinggi. Kalau sebelumnya kisaran harganya Rp 110.000 hingga Rp 120.000/Kg. Sekarang menjadi Rp 170.000/Kg. "Saya juga terkejut harganya cukup tinggi," kata Ida.

Namun, Ida mengaku tidak aneh kalau momen Hari Raya harga barang menjadi naik, terutamanya sembako. Menurutnya, pemicu kenaikan harga bisa jadi karena tidak ada stok barang atau ketersediaan barangnya kurang. "Kalau pun naik harga memang momen seperti ini, karna banyak yang cari daging. Tapi nanti bisa turun lagi harganya," ungkapnya.

Ida berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, supaya adanya pengawasan. Terutama pada barang-barang kadaluarsa. "Kadang masyarakat kurang melihat waktu membeli, sebab itu pedagang juga harus diingatkan oleh Pemerintah," tegasnya.

Share Post:

BERITA POPULER