
Sebanyak 96 Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Kapuas Hulu yang akan berangkat ke tanah suci Mekah tahun ini, mulai melakukan persiapan. Mereka mengikuti kegiatan Manasik Haji di Masjid Angung Darunnajah Putussibau, Selasa (26/7/2016) pagi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat daerah Kapuas Hulu, Mauluddin mengatakan, 96 calon haji yang ikut kegiatan manasik tersebut berasal dari Kecamatan Hulu Gurung sebanyak 16 calon haji, Putussibau Utara 15 calon haji, Jongkong 15 calon haji, Boyan Tanjung 15 calon haji, Bunut Hilir 6 calon haji, Putussibau Selatan 6 calon haji, Kalis 6 calon haji, Pengkadan 5 calon haji, Embaloh Hilir 5 calon haji, Silat Hulu 3 calon haji, Bunut Hulu 3 calon haji, Silat Hilir 2 calon haji, Mentebah 1 calon haji dan Kecamatan Selimbau 1 calon haji. “Jemaah calon haji kita ada 47 laki-laki dan 49 orang perempuan. Mereka semua akan ikut kegiatan manasik ini selama tiga hari,”.
Menurutnya, kuota calon haji Kapuas Hulu tahun 2016 sebetulnya sebanyak 95 calon haji, dari jumlah tersebut, dua calon haji memang ada yang batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Akan tetapi mereka yang batal berangkat itu diganti dengan tiga calon haji yang ada pada urutan dibawahnya. “Maka lalu ada 96 orang calon haji yang berangkat tahun 2016,”.
Jumlah pendaftar calon haji yang antrian berangkatan dari Kapuas Hulu berjumlah 1.521 pendaftar. Antrian itu sudah sampai tahun 2032, masa tunggunya dari sekarang sekitar 16 tahun. Lebih jauh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat daarah Kapuas Hulu menjelaskan, ibadah haji adalah tuntunan syariat Islam, dari itu diharapkan calhaj yang berangkat ke tanah suci dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik. “Saya juga berharap mereka semua dapat jaga kesehatan, sehingga bisa kembali ke daerahnya lagi dengan keadaan selamat,”.
Terkait dengan kegiatan manasi haji, Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir, S.H. menerangkan, kegiatan itu adalah agenda rutin setiap akan melaksanakan ibadah haji. Namun khusus tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang adakan. “Manasik ini rutin sebenarnya, tapi kali ini Pemkab yang adakan, ini yang pertamakali. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan manasik melalui Kantor wilayah Kementerian Agama Kapuas Hulu,”.
Terkait daftar tunggu berangkat haji, Bupati Kapuas Hulu mengatakan itu memang sudah panjang. Apalagi kuotanya sudah semakin berkurang, dari dahulu pernah sampai 115 calon haji setahun, kini berkurang jadi 96 saja. “Ini karena di Mekah lagi pembangunan masjid, disisi lain daftar tunggu tidak bisa dipersingkat. Kita hanya berharap dipanjangkan umur agar bisa berangkat ibadah haji,”.
Menurut Bupati Kapuas Hulu jadwal keberangkatan calon haji bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Untuk itu, ia meminta maaf tidak dapat mengantarkan jemaah haji Kapuas Hulu ke Batam untuk selanjutnya berangkat ke Mekah, Arab Saudi. “Ini bukan berarti tanpa kami, mengurangi rasa hormat dan kenyamanan calhaj, karena disana juga ada Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat,”.
Bupati Kapuas Hulu, mengingatkan calon haji agar memperhatikan barang-barang yang boleh dibawa dan tidak, bawa barang kebutuhan secukupnya. Pemkab Kapuas Hulu, kata Bupati, akan menanggung transport Pontianak menuju embarkasi Batam. “Tahun lalu makan minum di Mekah ditanggung, namun tahun ini ditanggung oleh Kementerian Agama RI,”.
Bupati Kapuas Hulu berpesan agar calon haji dari Kabupaten Kapuas Hulu menjaga kekompakan, karena memang sering terjadi hal-hal diluar perkiraan yang bisa mengganggu suasana. Bupati Kapuas Hulu meminta ketua kelompok terus mengawasi, ikuti komando ketua. “Kalau disana tidak usah takut bertanya, jangan berjalan sendiri-sendiri. Semoga calhaj diberi kesehatan dan pulang menjadi haji yang mabrur,” . (Yohanes/Dishubkominfo Kab. KH)