
Sebanyak 34 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kapuas Hulu akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada akhir April ini. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 3 SMP saja mengadakan UNBK. "Ujian Nasional tingkat SMP dilaksanakan pada Tanggal 22-25 April 2019. Kurang lebih ada 34 SMP yang mengadakan UNBK," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi, Senin 01 April 2019.
Selain UNBK ada juga SMP yang menerapkan sistem Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). "Banyak pertimbangan pelaksanaan UNBK, mulai dari luas wilayah dan faktor lain. UNBK-kan bukan cuma kesiapan Pemda setempat dan sekolahnya, tetapi juga perlu kesiapan falisitas internet serta jaringan internetnya,". Pelaksanaan UNBK tingkat SMP ini sudah dilakukan sosilaisasi dan persiapan perangkat. Bagi sekolah yang fasilitasnya belum ada tetapi mau menerapkan UNBK, mereka bisa menginduk pada sekolah lain yang secara prasarana sudah lengkap untuk pelaksanaan UNBK tersebut. "Mudah-mudahan pelaksanaanya nanti lancar dan tidak ada masalah," papar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu menambahkan Bupati Kapuas Hulu sendiri telah menginstruksikan agar sekolah-sekolah di Kabupaten Kapuas Hulu semua bisa laksanakan UNBK. Bahkan ada floating anggaran Rp 2 Milyar untuk fasilitasnya. "Namun anggaran tersebut belum dapat direalisasikan karena proses lelang yang agak rumit. Namun dana tersebut akan digunakan di Tahun 2020 untuk pengadaan itu," tambah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.
Setelah pelaksanaan Ujian Nasional, pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu akan kembali aktif pada pertengahan tahun. "Proses belajar mengajar akan dimulai di bulan Juni-Juli. Ini selanjutnya akan kita persiapkan bersama-sama, terutama dari pihak sekolah," tutup Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)