
Sebanyak 21 Kelompok Tani Perempuan yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang mengikuti acara pelatihan pengorganisasian (Community Organizer) Tingkat Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang di Balai Penyuluh Pertanian, Sungai Besar Kecamatan Bunut Hulu, Senin, 23 Januari 2017. Kegiatan yang diadakan oleh Lembaga Gemawan sebagai Mitra Konsorsium Millenniun Challenge Account (MCA) Indonesia Bekerjasama dengan anggota konsorsium Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita Borneo (PPSW Borneo) dan Aliansi Jurnalis Khatulistiwa serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) "Simpai Kapuas" Sintang, turut dihadiri sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kapuas Hulu.
Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, Drs. Abdurrasyid mengatakan, komuditas unggulan Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2017 adalah ubi dan jagung. Pemerintah akan terus mengembangkan kedua komuditas unggulan tersebut. Dari kegiatan tersebut Pak Drs. Abdurrasyid berharap ada kelompok tani yang terus mengembangkan pertanian yang mereka geluti selama ini, baik itu ubi, jagung dan sebagainya.
Pertanian tidak hanya berbicara menanam tumbuhan padi saja, melainkan juga tumbuhan lainnya seperti cabe, kucai, terong asam dan lain-lain. Oleh sebab itu ibu-ibu rumah tangga hendaknya bisa menjadikan aktifitas pertanian menjadi peluang usaha untuk memperkuat perekonomian keluarga.
Camat Bunut Hulu, Sopuan, S.E berharap, terkait kegiatan sosialisasi tersebut, ibu-ibu anggota kelompok tani perempuan yang mendapat pengarahan kelak bisa mandiri. Sehingga dari bidang perkebunan tersebut mereka dapat membantu suami memenuhi perekonomian keluarga. Serta dapat menjadi bekal untuk membangun kemandirian bagi masyarakat.