Wakil Bupati Kapuas Hulu Terima Bantuan APD dari GIZ

Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Kapuas Hulu menerima bantuan Alat Pelindung Diri dari Organisasi Pemerintah Jerman, GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) di posko informasi tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kapuas Hulu, Kamis (25/6/2020). Bantuan yang diberikan oleh GIZ berupa 50 baju hazmat, 16 respirator full-face, 150 sarung tangan karet, dan 16 pasang sepatu karet.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero, di dampingi oleh Plt. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bung Tomo, S.Hut.,M.M. dan Sekretaris BPBD. “Semoga bantuan yang diberikan dapat berguna untuk melayani masyarakat di Kapuas Hulu,” ujar Klothilde Sikun, perwakilan GIZ.
Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero mengungkapkan apresiasinya atas bantuan APD dari GIZ. Hal tersebut sangat membantu petugas kesehatan dan para medis dalam menangani permasalahan Covid-19. “Atas nama Pemda Kapuas Hulu, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian ini yang diberikan ini”, ujarnya.
Wabup mengarahkan kepada Dinas Kesehatan Kapuas Hulu agar dapat memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan yang diberikan baik oleh GIZ ataupun donatur lainnya. Sehingga bantuan yang diberikan tersebut dapat berguna bagi masyarakat. 
“Saya berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan sebaiknya oleh dinas kesehatan sehingga berguna bagi seluruh masyarakat,” tuntasnya.

Perwakilan GIZ di Kapuas Hulu, Stephan Kitzbichler menjelaskan bahwa GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) merupakan organisasi Jerman yang melaksanakan proyek dari Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Kapuas Hulu melalui kerja sama pembangunan dengan Pemkab Kapuas Hulu. Dukungan ini bertujuan untuk mewujudkan tata guna lahan yang lebih berkelanjutan dan mencakup dukungan bagi sektor kehutanan di Kapuas Hulu dalam mengurangi deforestasi serta meningkatkan pengelolaan hutan melalui proyek FORCLIME (Program Hutan dan Perubahan Iklim). Dukungan juga diberikan dengan dimulainya proyek SASCI (Rantai Pasokan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia), yang berkaitan dengan pengembangan rantai pasokan pertanian bebas deforestasi untuk komoditas karet dan minyak kelapa sawit dari Kabupaten Kapuas Hulu. “GIZ juga membantu pemerintah daerah dalam mencapai visinya, yakni Kapuas Hulu Berkelanjutan,” tuntasnya. (yohanes)

Share Post: