Pemda Kapuas Hulu Akan Sidak Barang Kadaluarsa


Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Kapuas Hulu mengadakan rapat koordinasi persiapan sidak menjelang bulan suci Ramadhan tahun 1442 H/2021 di Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Rabu (7/4/2021). Rakor tersebut melibatkan Satpol PP, Dinkes, Dinas Pertanian dan Pangan, serta pihak terkait lainnya.

Kepala DKUP Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh, mengatakan bahwa dalam rangka persiapan menjelang Ramadhan, pihaknya akan mengecek barang kebutuhan masyarakat. Pihaknya akan memeriksa mulai dari sembilan bahan pokok (Sembako) serta barang lainnya yang ada di Kapuas Hulu. Hal ini sebagai upaya mencegah peredaran barang kadaluarsa serta penimbunan bahan pokok.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin mengecek barang – barang demi keamanan dan keselamatan pembeli,” ucapnya

Chairul mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan oleh pihaknya menjelang bulan suci ramadhan. Banyak masyarakat yang membeli barang – barang jelang ramadhan sehingga kualitas barangnya harus dipastikan terlebih dahulu. Ia juga berharap masyarakat cermat sebelum membeli sehingga barang yang dibeli tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Cermat saat membeli barang, baik itu barang – barang yang ada di mini market maupun barang barang yang ada di pasar daging,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, H. Mohd Zaini, mengatakan bahwa rapat tersebut sehubungan dengan upaya pemantauan terhadap sembako yang mungkin sudah kadaluarsa. Barang – barang yang di jual harus dipastikan aman dikonsumsi masyarakat. “Tidak ada barang yang sudah kadaluarsa di jual,” katanya.

Sekda menginstruksikan pemeriksaan barang kadaluarsa tidak hanya dilakukan di pusat kota saja, tetapi juga harus di sampaikan kepada pihak kecamatan. Camat bahkan sampai kepala desa perlu mengadakan diskusi juga kepada semua toko yang ada di kecamatan masing-masing. “Ini penting untuk menjaga masyarakat kita,” ujarnya.

Sekda mengharapkan pemeriksaan stok juga dilakukan guna mencegah kelangkaan. Tidak hanya berfokus pada barang kadaluarsa.

“Nantinya kita bisa bersama – sama tim melakukan pemantauan, kalo diizinkan pada saat sidak mungkin tidak hanya di ruangan tetapi di gudang juga,” tuntasnya. (Yohanes)

Share Post: