Pembangunan Infrastruktur Butuh Penganggaran Kolaboratif

Kabupaten Kapuas Hulu memiliki wilayah yang sangat luas, Luasnya wilayah tersebut sangat menyedot anggaran dalam realisasi peningkatan infrastruktur. Sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sangat membutuhkan dukungan penganggaran kolaboratif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta Pemerintah Pusat guna mencapai percepatan pembangunan daerah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tata Ruang dan Cipta Karya (DPKPTRCK)Kapuas Hulu, Nusantara Gawat mengatakan pandemi Covid-19 membuat akselerasi pembangunan melambat. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bergerang di bidang infrastruktur, Gawat menegaskan bahwa pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih serta yang lainya.

“Kami berusaha sesuai dengan kemampuan anggaran dana yang tersedia. Peningkatan infrastruktur tidak lain tujuannya adalah untuk mendukung perekonomian masyarakat,” katanya saat ditemui di Kantornya, Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Rabu (20/1/2021).

Gawat menjelaskan bahwa pembangunan di Kapuas Hulu membutuhkan banyak anggaran, apabila hanya mengharapkan dana APBD, itu tidak mungkin mampu menyelesaikan secara tuntas. Sebab itu pembangunan di Kapuas Hulu sangat membutuhkan penganggaran kolaborasi dengan Pemerintah tingkat provinsi dan tingkat pusat. “Perlu kolaborasi program pembangunan antara pemerintah Kapuas Hulu, provinsi Kalbar dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Gawat menegaskan pihaknya juga akan berusaha mendapatkan dukungan program dari Pemerintah Pusat lewat kebijakan – kebijakan khusus di tingkat pusat, mungkin ada program di daerah yang belum bisa terealisasi lewat anggaran daerah maka dikomunikasikan ke tingkat pusat. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin, semampu kami untuk memperoleh program pembangunan dari tingkat pusat,” tuturnya.

Terkait dengan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang belum berakhir di awal tahun 2021, Gawat menegaskan kepada jajarannya untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Petugas harus menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan Hand Sanitizer, lalu menjaga jarak di dalam kegiatan pembangunan apapun. “Pelaksanaan kegiatan pegawai tetap harus sesuai peraturan protokol kesehatan,” tegasnya.

Gawat berharap Covid-19 cepat berlalu sehingga pekerjaan lebih maksimal, baik dalam melayani masyarakat juga dalam mengupayakan realisasi pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta air bersih. Semakin cepat akselerasi pembangunan semakin cepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu, supaya kita bisa beraktivitas dengan lebih nyaman serta berbagai sektor yang sulit bisa lebih baik,” tuntas Gawat. (Yohanes)

Share Post: