Mencegah Dehidrasi Selama Berpuasa di Bulan Suci Ramadhan


Secara umum arti ramadhan adalah bulan ke Sembilan dalam kalender Islam. Ramadhan diambil dari bahasa Arab yaitu ramada atau ar-ramad yang memiliki arti panas yang menghanguskan atau kekeringan.

Hal ini juga dikaitkan dengan Ramadhan yang jatuh pada bulan ke Sembilan dan merupakan saat terjadinya musim panas yang menyengat.

Berpuasa di negeri khatulistiwa yang wajib dilakukan umat Islam dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari pada bulan ini, tentu penuh perjuangan.

Di negeri ini, cuaca lebih panas terlebih jika memasuki musim kemarau, udara panas dan kering tak jarang menimbulkan dehidrasi bagi tubuh. Dengan banyak minum air, dapat mencegah dehidrasi dengan minum banyak air di sela-sela makan malam dan sahur.

Minum delapan gelas sehari dapat menghindari dehidrasi. Selain itu manfaatnya dapat memelihara fungsi ginjal. Menghindari risiko kanker kandung kemih.

Namun ikuti aturan waktu minum air, karena jika minum air secara sekaligus dapat mengakibatkan keracunan air. Secara medis dikenal sebagai hiponatremia.

Oleh karena itu, agar manfaatnya didapat, konsumsi air putih di waktu-waktu yang tepat dapat meningkatkan  efektivitas dan manfaatnya.

Selama bulan puasa kita masih tetap bisa minum 8 (delapan) gelas sehari. Berikut ini aturan waktu minum delapan gelas selama ramadhan, yang disampaikan oleh dr. Dewi Widyasari, Sp.Rad:

Satu gelas setelah berbuka puasa

Satu gelas sebelum sholat maghrib

Satu gelas setelah sholat maghrib

Satu gelas sebelum sholat isya

Satu gelas setelah sholat tarawih

Satu gelas sebelum tidur

Satu gelas bangun tidur untuk sahur

Satu gelas setelah makan sahur

(Ria).

Share Post: