Sambutan Bupati

Puji Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan bimbingan yang diberikan-Nya sehingga tampilan baru website pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu ini dapat terselesaikan. website ini berisikan semua informasi mengenai semua aspek yang ada di Bumi Uncak Kapuas tepatnya Kabupaten Kapuas Hulu propinsi Kalimantan Barat (West Borneo).

selengkapnya...



Wakil Bupati Kapuas Hulu,  Antonius L. Ain Pamero, SH merayakan Natal bersama dengan umat kristiani Gereja Stasi Ignasius Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Jumat 05 Januari 2018 pagi. Wakil Bupati Kapuas Hulu,  Antonius L. Ain Pamero, SH mengatakan, Natal memberi arti kedamaian,  khususnya bagi umat kristiani. Dengan damai Natal tersebut, setiap umat kristiani harus memberi kedamaian bagi sesama. "Kedamaian harus dimulai dari keluarga sendiri baru dengan lingkungan masyarakat," ucap Wakil Bupati Kapuas Hulu.  Wakil Bupati Kapuas Hulu memaparkan, Natal Tahun 2017 di Bumi Uncak Kapuas telah dilaksanakan dalam keadaan tenang,  bahagia serta damai. Sebab itu, keadaan yang baik ini harus disyukuri bersama. "Dan sangat tepat dilaksanakan karena saat Natal kita pasti ada yang belum menyambangi (mengunjungi) para kerabat, " tutup Wakil Bupati Kapuas Hulu. 

Pastor Pakroki Putussibau,  Konradus Hancu menuturkan, dirinya merasa bangga karena stasi ignasius Pala Pulau rutin merencanakan dan melaksanakan Natal. Perayaannya pun  selalu dengan meriah dan kegembiraan, apalagi melibatkan banyak pihak mulai dari Pemerintah hingga tokoh lintas agama. Perayaan Natal kedepan, kata Pastor Pakroki Putussibau, apa pun situasinya harus diupayakan semakin baik. Sehingga menumbuh kembangkan kedamaian bersama, di Gereja dan masyarakat antar agama. "Kita wajib ciptakan damai untuk kesejahteraan bersama," papar Pastor Pakroki Putussibau. 

Tak luput, Pastor Pakroki Putussibau mengajak umat kristiani untuk mengikuti perkembangan zaman dengan baik. Informasi yang ada di internet harus disimpan sejenak, diresapi dan direnungkan terlebih dahulu sebelum menyebarkannya ke publik. Karena banyak peristiwa yang membuat orang tidak menikmati damai, akibat dari informasi keliru (hoax)  yang diterima tanpa diolah dan direnungkan. "Informasi yang simpang siur bisa buat orang kalut. Mari kita bijaksana belajar dari Bunda Maria, olah informasi baru dibagi kalau sudah sungguh-sungguh diolahnya dengan baik,". Sebenarnya perlu bijak memposting foto dan informasi, demi ciptakan damainya hidup bersama. "Para orang tua juga harus kontrol anaknya. Ini tugas orang tua untuk meneguhkan hati anak yang mengalami kesulitan," tutup Pastor Pakroki Putussibau. (Doc. Bidang SAI-DKIS)


Komentar

Belum Ada Komentar, Jadilah yg pertama.....

Tambah Komentar

Nama (required)

eMail (required)

Comment (required)

Masukkan 6 kode diatas (required)